• A boat with beautiful sunset.
  • Tree in field with blue sky.
  • Amaizing sunrise moment

Download

Berita

New Design

Recent Post

Kamis, 25 Juni 2009
Menutup Aurat Pria

Menutup Aurat Pria

Eh, yang wajib bukannya wanita to?
Lha, belum dapat undangan ya? Suratnya ada di An-Nuur ayat 30, berbunyi:
Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat."
Ayat ini diletakkan duluan sebelum perintah menutup aurat bagi perempuan, yakni di Surat An-Nuur ayat 31:
Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa*) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya
Jadi ini adalah undangan terbuka bagi dua belah pihak, tidak ada yang merasa ketinggalan khan? (Jangan nanya untuk para banci, wadam, waria, atau sebangsanya ya). Keterangan *) yang biasa nampak adalah wajah dan telapak tangan (bagian muka dan belakang)

BUAT APA SIH
Kalau ada yang menganggap ribet, sebenarnya kamu boleh saja memodifikasi model pakaian Muslim/Muslimah supaya bisa menutup aurat dan di sisi lain praktis, modis, dan nyaman. Suer, gak ada salahnya untuk berkreasi lho! Sebab tujuan menutup aurat disini khan untuk kamu sendiri.
  1. Melindungi kamu, dari si hidung belang. Trust me, you don't know what other people think about your sexiness. Kita nggak akan tahu bagaimana pandangan orang terhadap kecantikan kita. Apa nggak sadar kalau di jalanan orang suka menjilati kecantikan lawan jenisnya? Itu pelecehan bo!
  2. Membuatmu keren. Eh, kok bisa? kamu lihat yang memakai baju ketat itu menarik perhatian khan? Tapi yang nempeli bakalan para mata keranjang. Kalau kamu ingin tampil keren di mata rekan kerja, mungkin cocoknya pakai jas. Nah, saya bersumpah demi Allah, kalau kamu menutup aurat akan tampak keren bagi orang yang bertaqwa!
  3. Kamu bisa dapat saudara baru. Di luar negeri, pas saya ketemu Muslimah, saya bisa ucapkan salam padanya. Lah, gara-gara suatu ketika ada yang pakaiannya gak beda dengan non-Muslim (alias gak menutup aurat) ya saya diamkan saja. Mana saya tahu kalau dia Muslimah? Waktu dia bersin, saya tidak mendoakannya, waktu dia makan yang mengandung babi atau みりん (khamr), saya tidak mencegahnya, intinya saya mengira dia bukan saudara saya. Coba kalau dia menampakkan identitasnya, bakal banyak temannya to?
  4. Terdaftar sebagai grupnya fans Rosul! kok malah tersenyum...? Beliau sendiri mangatakan kalau kita mencintainya, kita musti ikuti sunnah (ajaran)nya. Kalau tidak mengikuti sunnah, maka bukan golongan beliau. Lha, kalau bukan golongan Nabi khan masuk ke golongan non-Muslim. Whuuua! gue ogah masuk neraka, men!
  5. Maaf ya, ilmu saya masih dangkal... sementara ini dulu. Jadi kalau ada yang bisa nambahin silakan kirim email ke giligpradhana@gmail.com atau komentar di posting ini.
So, ladies and gentlemen, mari menutup aurat!
[Klik gambar berikut untuk memperbesar, atau link ini]
Rabu, 24 Juni 2009
Integrated Subject - Inquiry Learning

Integrated Subject - Inquiry Learning

KELAS 5 ITU hanya diisi sekitar 30 siswa, diawali sang sensei yang menempelkan topik di papan tulis. [magnetboard ini benar-benar praktis! kapan ya Indonesia mengganti blackboard dan whiteboardnya dengan ini] kemudian meminta siswa membaca keras materi yang akan dipelajari hari ini. Siswa masing-masing berdiri dan membaca keras, dan suasana seperti sarang lebah.
Kata profesor, membaca keras dilakukan agar siswa "bangun". Kadang-kadang transisi antar pelajaran mengalir kurang berirama sehingga siswa masih terbawa pelajaran sebelumnya, tidak siap menerima pelajaran baru, atau singkatnya gak ngeh.
Tema pelajaran bahasa Jepang kali ini adalah peran lebah dalam penyerbukan bunga, hmm... kurang lebih begitu lah, ya. Ampuni bahasa Jepang saya. Setelah itu sensei memberikan kesempatan siswa untuk menggarisbawahi bagian dari naskah bacaan itu yang dianggap penting bagi siswa.

Kira-kira begini, sebagian siswa menganggap bahwa kita perlu menjaga kelestarian lebah sehingga nantinya lebah itu dapat membantu penyerbukan. Siswa yang lain menganggap kita perlu membantu penyerbukan bunga itu secara langsung. Yang lain menganggap bagian yang penting adalah menjaga lingkungan secara keseluruhan, supaya baik lebah dan bunga dapat terjaga kelestariannya. Katakanlah dari masing-masing pendapat itu diwakili oleh sebuah kelompok, maka sensei mencatat pendapat masing-masing kelompok tersebut. Setelah itu beliau membagikan kertas dimana masing-masing siswa menjelaskan pendapatnya tadi. Setelah 10 menit berlalu, beberapa siswa diminta untuk menyampaikan apa yang telah dituliskannya.
Singkat cerita, tahapan pembelajaran metode ini adalah:
  1. Mengemukakan pendapat pribadi
  2. Mendiskusikan dalam kelompok
  3. Mempresentasikannya
Metode pembelajaran yang disebut dengan Inquiry Based-Learning dimana sistem pembelajaran harus didasarkan kepada pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh para murid, dan guru pada sistem ini memiliki tugas tidak memberikan pengetahuan namun dia memfasilitasi anak untuk dapat menemukan pengetahuan itu sendiri. Sehingga guru menjadi seorang fasilitator dibandingkan sebagai sumber pengetahuan. (Ghifti, 2009)

Gambar disamping menunjukkan sang sensei tengah memandu siswa merumuskan analisisnya. Sensei sangat supportive dan friendly terhadap siswa, sehingga mereka bekerja sama seperti teman.
Jumat, 19 Juni 2009
Keceriaan yang Takkan Kau Lupa di SD

Keceriaan yang Takkan Kau Lupa di SD

Kali ini saya datang lagi ke 小学 SD Yashiro sekitar 5 menit naik mobil bersama teman Laos diantar oleh istri Sensei-nya. Ya, selama ini aku menumpang ke kelas teman-temanku untuk bisa nyelonong ke program kunjungan sekolah mereka. Kami diberitahu bahwa di kelas 5 yang akan kami singgahi nanti, mereka akan belajar bahasa Jepang bertopikkan sejenis bunga yang pengembangbiakannya membutuhkan lebah tertentu.

Tur Sekolah
Sejenak, Sensei mengajak kami berkeliling sebelum kelas dimulai. Di sekolah ini, sepatu harus diganti sandal yang sudah disediakan oleh sekolah di genkan (dekat pintu masuk). Maka di ruang tengah ratusan sepatu siswa disimpan rapi dalam lemari. Ruang tengah ini merupakan muara ke pintu keluar menuju lapangan bermain. Ide menggunakan sandal di dalam gedung sekolah ini tidak saya mengerti betul manfaatnya. Sementara saya menganggapnya untuk membuat semirip mungkin dengan kebiasaan di rumah di Jepang. Kalau ternyata memang begitu, boleh juga untuk mengadaptasikannya di Indonesia dengan lepas sepatu -kemudian nyeker- di sekolah. Hitung-hitung menjaga kebersihan.

Kami naik ke lantai 2 dan 3, menengok kondisi kelas per kelas. Di sepanjang lorong, keceriaan tidak pernah pudar. Dinding dan kaca semuanya berhias kreasi siswa. Sensei menjelaskan bahwa di bulan Oktober nanti akan ada lomba musikal yang diikuti oleh seluruh siswa. Sehingga kelas 1 hingga kelas 6 dicampurbaurkan untuk dibagi menjadi beberapa tim dengan komposisi sama. Tim ini merancang bendera tim (gambar kanan, teman saya sedang menunjuk salah satu bendera kelas), sorak yel-yel, dan drama musikal, bahkan sampai menjahit sendiri kostumnya. Saya sudah membayangkan saat event berlangsung, pasti para penjual es dan jajanan berkerubung di pagar sekolah memanfaatkan keramaian.

Kegiatan yang Integral
Sekolah ternyata memiliki sebuah kebun yang disitu murid diajari untuk ikut bercocok tanam, memanen hasilnya, memasak, dan menyajikannya untuk orang tua. Dalam pelajaran ini ilmu alam, bahasa, dan ilmu sosial diajarkan sebagai satu pendidikan life skill.

Wah, sayangnya kelas sudah akan dimulai... jalan-jalannya besok lagi ah!
Sabtu, 13 Juni 2009
Melatih Berpikir Ala 小学 

Melatih Berpikir Ala 小学 

Beginilah Sekolah Jepang
Bersama teman dari Brunei, saya mengunjungi sebuah SD di daerah Kato-shi, Jepang. Sebuah kota kecil 50 km dari Kobe, yang kalau ditanyakan ke orang Jepang sekalipun mereka tidak banyak yang tahu.

Sekolah itu terkesan kecil dan sepi. Beberapa anak yang mungkin pulang lebih awal terlihat bermain diluar, memanggul tas kotak yang khas SD di Jepang, mengenakan boots karena hari itu gerimis mulai pagi. Saat masuk ke dalam, bukan main, semua kesan itu hilang. Lorong sekolah penuh dengan murid-murid yang mengepel lantai, menyapu, menata lemari, mengelap jendela, mereka sibuk sekali. Beberapa mahasiswa yang magang membantu dan memberi instruksi pada mereka. Rupanya sebagian waktu istirahat tiap hari adalah untuk piket. (Gambar disamping adalah suasana seusai piket)

Jangan tanya caranya mereka menyapu! Baiklah, kalau memaksa, mereka tidak-membiarkan-debu meski dibalik lemari! Oke, mungkin saya berlebihan, tapi kalau melihat sendiri, pasti kita akan malu.

Bel Masuk
Suasana kelas saat pelajaran dimulai sangat ceria, dalam ruangan yang sangat luas Saya bisa melihat ke luar dari jendela tingkat dua yang besar di seluruh dinding, sehingga lapangan bermain sekolah bisa dinikmati dari sini. Meja guru yang berada di belakang kelas seolah membuat guru akan betah berada di sana daripada di ruang guru. Lebih jauh ke belakang, bermacam-macam prakarya siswa, sehingga saya juga mengira kelas itu sekaligus laboratorium IPA mereka.

Ueda-sensei memulai pelajaran Matematika hari itu dengan sebuah pertanyaan 6 x ロ = 24 (tepatnya saya tidak begitu paham karena -tentusaja- disajikan dalam 日本語 bahasa Jepang medok). Kemudian menempelkan tiga jawaban yang sudah disiapkannya dari rumah.

Pilihan Jawaban
  • Soal A: 4 kantong, masing-masing di dalamnya dimasukkan 6 permen. Berapa jumlah semua permennya?
  • Soal B: Tiap anak membawa 6 permen. Ketika semuanya dikumpulkan, permennya berjumlah 24. Berapa anak yang berkumpul?
  • Soal C: 6 anak membawa permen, yang waktu mereka menghitung jumlah permennya, semuanya 24, berapa permen masing-masing anak itu?
Sensei menyuruh mereka membaca soal nyaring lalu mencatat. Setelah masing-masing siswa menyalin ke bukunya, sensei menanyakan pilihan dari A-B-C yang paling mewakili soal tadi. Kelas segera terpecah menjadi 3 pendapat, kira-kira 1/3 meyakini A, 1/3 memilih B, dan sisanya C. Ini yang mencengangkan... ketika sensei bertanya kenapa, siswa berebut mengacungkan tangan. Seorang anak laki-laki ditunjuk, ia berdiri dan ber-argumentasi!!! (Oh ya, apa saya lupa menyebut kalau mereka siswa kelas 3 SD?)

Tak mau kalah dengan kelompok A, anak laki-laki lain dari pemilih B menyusul berdiri dan ikut mengemukakan bagaimana jawabannya lebih mendekati kebenaran. Seorang anak perempuan kelihatannya tidak serius dengan pelajaran, ia memperhatikan kami -para peneliti- yang berdiri tenang, mencatat, serius di belakang kelas. Kehadiran para peneliti ini agak mencolok, karena jumlahnya saya hitung 1, 2, 3, ..10, 20, ...25! Dua puluh lima orang peneliti, dari mahasiswa, peserta training, sampai professor ikut nimbrung di kelas yang diikuti 30 siswa SD itu.

Ee... Anak perempuan itu berdiri, maju ke depan kelas, menerangkan jawabannya, membuat coretan-coretan di papan tulis menunjukkan poin argumentasinya. Saya ternganga. Anak lain berkacamata melawan argumentasi itu dengan menceritakan soal sambil menggambar 6 bulatan besar masing-masing diisi 4 bulatan kecil menunjukkan 6 anak dengan 4 permen. Apresiasi kelas yang cukup positif saya yakin sudah melejitkan kepercayaan diri pada penjawab-penjawab itu. Masih ternganga... anak SD-kah mereka? tanya saya retoris, tak dapat dipercaya!

Ketiga jawaban tersebut adalah benar. Sensei sedang mengeksplorasi pendekatan yang dipakai oleh siswa. Seolah terbangun dari tidur, saya membandingkan bahwa metode hafalan yang selama ini saya ajarkan sebenarnya sudah kuno:
Pendidikan kuno hanya mementingkan HASIL, Pendidikan Modern juga mementingkan PROSES.
Hikmah buat Saya
Mungkin itu sebabnya di Indonesia kemampuan untuk menyampaikan pendapat sangat terbatas, dan toleransi menerima perbedaan pendapat juga tumpul. Keesokan harinya, saya memberi PR bagi murid bahasa Inggris saya, yang ditanyakan oleh orang tuanya, "Kenapa jawaban dalam PR ini benar semua?" Saya menjawab sambil berfilosofi untuk diri sendiri, "Bahasa adalah keahlian berkomunikasi, penting bagi anak untuk memilih ekspresi mana yang paling bisa mengungkapkan pendapat pribadinya. Benar dan salah itu nanti."
Jumat, 05 Juni 2009
no image

Pertanyaan tak terjawab bagi penganut demokrasi

Sebelum menganggap bahwa cita-cita ummat Islam untuk menyatukan dunia dalam satu kepemimpinan adalah ilusi, mari kita mencoba menjawab pertanyaan ini:
  1. Sebutkan 1 negara penganut demokrasi yang paling ideal supaya semua orang yang mendebat demokrasi harus merujuk pada negara tersebut!
  2. Sebutkan 1 orang tokoh penganut demokrasi yang paling baik pemikirannya supaya menjadi patokan bagi semua orang yang ingin mendebatnya!
  3. Sebutkan 1 buku konsep demokrasi yang bisa dijadikan rujukan bagi seluruh orang di dunia.
Setelah menjawab, bersiaplah untuk mengupas jawaban itu satu persatu.

Bila pertanyaan tersebut diajukan pada 1000 orang penganut demokrasi, saya yakin akan ada 1000 jawaban berbeda. Bila itu yang terjadi, sudah jelas bahwa demokrasi hanya ada dalam mimpi para penganutnya, yang hanya akan saling klaim dan selalu menuding kepada yang lain dengan demonologi yang tidak ilmiah.
Selasa, 26 Mei 2009
Masalah Kristen: Patung itu Haram tapi Disembah

Masalah Kristen: Patung itu Haram tapi Disembah

Setelah membaca kontroversi patung Yesus di Italia, mestinya kita bertanya sudahkah Kaum Nasrani mengetahui perintah ini dalam Al-Kitab?

Haruslah engkau memusnahkan sama sekali patung-patung berhala buatan mereka, dan tugu-tugu berhala mereka haruslah kauremukkan sama sekali. (Keluaran:23)
12:1. "Inilah ketetapan dan peraturan yang harus kamu lakukan dengan setia di negeri yang diberikan TUHAN, Allah nenek moyangmu, kepadamu untuk memilikinya, selama kamu hidup di muka bumi.
12:2 Kamu harus memusnahkan sama sekali segala tempat, di mana bangsa-bangsa yang daerahnya kamu duduki itu beribadah kepada allah mereka, yakni di gunung-gunung yang tinggi, di bukit-bukit dan di bawah setiap pohon yang rimbun.
12:3 Mezbah mereka kamu harus robohkan, tugu-tugu berhala mereka kamu remukkan, tiang-tiang berhala mereka kamu bakar habis, patung-patung allah mereka kamu hancurkan, dan nama mereka kamu hapuskan dari tempat itu.
12:4 Jangan kamu berbuat seperti itu terhadap TUHAN, Allahmu. (Ulangan:12)

Jika perintah ini dilaksanakan sejak jaman Nabi Isa a.s, tentu tidak perlu ada penyembahan terhadap berhala.

DEBAT DENGAN KRISTEN
Suatu saat saya terlibat debat, tentang pembuatan patung Yesus dan penempatannya dalam gereja. Dijawab bahwa kaum Nasrani tidak menyembah patung itu, melainkan hanya untuk membayangkan Tuhan sehingga membantu konsentrasi dalam berdoa. Sebagai balasan atas pertanyaan saya mereka melontarkan bahwa Ummat Islam sendiri menyembah batu (di Ka'bah).

Saya jawab, bahwa batu (hajar aswad) di dalam Ka'bah adalah untuk mempersatukan arah kiblat sholat ummat Islam sedunia. Sebagaimana Umar ra. ketika menciumnya dia berkata, "Kau hanyalah batu biasa, yang tidak bisa memberi manfaat atau mudharat padaku. Seandainya aku tidak melihat Nabi menciummu, akupun tidak akan menciummu." Batu itu pun ditemukan secara kebetulan oleh Ismail as tatkala diperintah ayahnya, Nabi Ibrahim, untuk mencari penutup Ka'bah. Tidak ada perintah untuk menyembahnya.

Bahkan siapa saja yang melakukan sholat tidak akan terlintas bayangan batu tersebut di dalam hatinya (silakan dicoba ditanyakan). Ummat Islam tidak perlu dan tidak boleh membayangkan Tuhan, lagipula tidak akan mungkin bisa (Jika manusia bisa menggambarkan Penciptanya, berarti Dia bisa dijangkau akal, padahal batas langit saja masih belum terjangkau akal). Meski begitu banyak dari Muslim yang bisa sholat dengan khusyu'. Mestinya kaum Nasrani belajar beribadah kepada kaum Muslimin.
Minggu, 24 Mei 2009
no image

Info BEASISWA MONUKAGAKUSHO 2009

Untuk tingkat SLTA
Informasi Beasiswa Monbukagakusho
untuk Lulusan SLTA dan Sederajat

Pendaftaran Beasiswa Monbukagakusho bagi lulusan SLTA dan Sederajat untuk keberangkatan tahun 2010 dibuka pada tanggal 25 Mei 2009 dan akan ditutup pada tanggal 24 Juni 2009.

Persyaratan nilai pengambilan formulir untuk tahun ini mengalami perubahan sebagai berikut :
S-1 8,2 → 8,4
D-3 8,2 → 8,0
D-2 7,7 → 8,0

Untuk persyaratan dan keterangan lain mengenai beasiswa program ini, mohon lihat . Hanya yang memenuhi persyaratan yang akan diproses. Untuk melihat bidang-bidang studi yang ditawarkan untuk College of Technology (D-3) (Majors and Related Key Terms for Fields of Study)

Untuk S1
Informasi Beasiswa Monbukagakusho
Program Research Student
Keberangkatan 2010 untuk Umum

Pendaftaran untuk keberangkatan tahun 2010 telah dibuka pada 20 April 2009 dan akan ditutup pada tanggal 22 Mei 2009.

Program ini ditujukan untuk mereka yang berminat dalam program research student di perguruan tinggi di Jepang.

Peminat pada waktu menjalani research student diperbolehkan melamar ke program degree (S-2 / S-3 / professional graduate course) atau meneruskan program S-3 setelah menyelesaikan program S-2 / professional graduate course, apabila lulus seleksi tes ujian yang diberikan oleh universitas yang bersangkutan.

Peminat juga dapat langsung masuk ke program degree tanpa mengikuti research student apabila telah mendapatkan izin dari universitas yang bersangkutan. Beasiswa diberikan tanpa ikatan dinas, mencakup biaya kuliah dan biaya hidup.


PERSYARATAN
  1. Lahir pada dan setelah tanggal 2 April 1975.

  2. IPK minimal 3.0 baik S-1 maupun S-2 (atau nilai EJUminimal 260 dalam jumlah 2 mata ujian tidak termasuk Bahasa Jepang)

  3. Nilai TOEFL-PBT minimal 550 atau TOEFL-CBT minimal 213 atau TOEFL-IBT minimal 79 atau ekuivalen, atau nilai Japanese Language Proficiency Test minimal level 2.

  4. Memilih bidang studi yang sama dengan disiplin ilmu sebelumnya.

  5. Bersedia belajar Bahasa Jepang.

  6. Sehat jasmani dan rohani.

  7. Pelamar harus membaca dan memahami lampiran keterangan secara teliti.


CARA PELAMARAN
  1. Formulir dapat diambil di Bagian Pendidikan Kedutaan Besar Jepang, Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya dan Medan atau bisa download dari halaman ini.

  2. Formulir beserta dokumen yang diminta harus dibawa/ dikirim langsung ke Bagian Pendidikan Kedutaan Besar Jepang di Jakarta (bukan ke Konsulat Jenderal Jepang).

  3. Pendaftaran dibuka pada tanggal 20 April 2009 sampai dengan tanggal 22 Mei 2009.

  4. Siapkan dokumen sesuai dengan lampiran no. 7.

  5. Download:
    Form-form yang dapat di-download dari sini adalah :
    - Application Form
    - Field of Study and Study Program
    - Recommendation Form
    - Certificate of Health


TAHAP PENYELEKSIAN
  1. Kedutaan Besar Jepang melakukan seleksi dokumen, dan akan memberitahukan kepada mereka yang lolos 1 (satu) minggu sebelum ujian tertulis. (Kurang lebih 100 pelamar dipilih melalui seleksi dokumen ini.)

  2. Ujian tertulis Bahasa Jepang dan Bahasa Inggris akan dilaksanakan di Jakarta, Surabaya, Medan pada awal Juni 2009. (Bahasa Inggris sebagai ujian pilihan. Nilai yang lebih tinggi akan dipakai untuk pertimbangan seleksi.)

  3. Wawancara akan diadakan di Jakarta bagi seluruh peserta ujian tertulis dari pada bulan Juli 2009 sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan oleh Kedubes Jepang (biaya transportasi dan akomodasi tidak disediakan Kedubes Jepang).

  4. Bagi yang lolos seleksi di Kedubes Jepang, akan diberikan surat keterangan sbb: 1 (satu) berkas formulir beserta dokumen yang telah diberi stamp Kedubes Jepang, surat keterangan untuk perguruan tinggi di Jepang, dan lembar “Letter of Acceptance”. Pelamar boleh memilih maksimal 3 (tiga) perguruan tinggi untuk mendapatkan izin penerimaan sebagai mahasiswa program degree atau research student, atau “Letter of Acceptance” (izin penerimaan tidak resmi) sebagai research student.

  5. Untuk mencari informasi perguruan tinggi di Jepang, silakan lihat website berikut:
    Directory Database of Research and Development atau
    Asian Students Cultural Association.

  6. Harap mengirimkan surat izin atau Letter of Acceptance dari perguruan tinggi Jepang secepat mungkin ke Kedubes Jepang.

  7. Kedubes Jepang akan merekomendasikan peserta ke MEXT.

  8. Peserta akan menjadi penerima beasiswa jika lolos seleksi di MEXT.


CATATAN

Untuk keterangan lebih lanjut silakan menghubungi :
Bagian Pendidikan Kedutaan Besar Jepang
Jl. MH Thamrin no.24 Jakarta 10350
Telp. (021) 3192-4308 ext.175 atau 176


Baca sumbernya? klik disini
Breaking News
Loading...
Quick Message
Press Esc to close
Copyright © 2013 Gilig Guru All Right Reserved